Updateku.com
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Ekbis
  • Lainnya
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Ekbis
  • Lainnya
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial
No Result
View All Result
Updateku.com
No Result
View All Result

Adik Dari Raja Charles Andrew Mountbatten Windsor Diduga Terkait Berkas Milik Jeffrey Epstein

redaksi by redaksi
February 20, 2026
in Nasional, Peristiwa, Politik
0
Adik Dari Raja Charles Andrew Mountbatten Windsor Diduga Terkait Berkas Milik Jeffrey Epstein
0
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

UPDATEKU.COM – Andrew Mountbatten Windsor , adik dari Charles III yang sebelumnya dikenal sebagai Duke of York, ditangkap oleh Kepolisian Thames Valley pada Selasa (17/2/2026).

Andrew ditangkap di kediamannya di Royal Lodge, Windsor Great Park, Berkshire, atas dugaan pelanggaran dalam jabatan publik (misconduct in public office).

Dugaan tersebut berkaitan dengan informasi yang tercantum dalam berkas milik mendiang  Jeffrey Epstein .

Menurut keterangan kepolisian, penangkapan dilakukan setelah penyelidik menilai laporan mengenai dugaan pembagian materi rahasia saat Andrew menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris.

Informasi yang menjadi dasar penyelidikan disebut berasal dari dokumen Epstein yang dirilis pada Januari lalu. Andrew saat ini berada dalam tahanan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jadwal pemeriksaan lanjutan atau kemungkinan dakwaan yang akan dibatalkan.

Sebelumnya, Andrew telah membantah segala bentuk pelanggaran terkait dengan Epstein.

Namun, ia belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terbaru mengenai dugaan yang tengah menginginkan tersebut.

Sementara itu, sumber yang dikutip media Inggris menyebutkan bahwa Raja Charles dan Istana Buckingham tidak diberi pemberitahuan sebelumnya terkait rencana penangkapan tersebut.

Pihak istana juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perkembangan ini.

Penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian menyatakan akan memberikan pembaruan informasi sesuai perkembangan kasus.

Raja Charles mengangkat bicara

Tak lama setelah kabar penangkapan muncul, Raja Charles merilis pernyataan resmi.
“Saya mengetahui dengan menyertakan berita paling mendalam tentang Andrew Mountbatten-Windsor dan dugaan pelanggaran dalam jabatan publik,” tulis Raja Charles dikutip dari BBC, Kamis (19/2/2026).

“Yang akan terjadi selanjutnya adalah proses penuh, adil, dan layak di mana persoalan ini akan dengan cara yang disetujui dan oleh otoritas yang berwenang.”

“Dalam hal ini, sebagaimana telah saya katakan sebelumnya, mereka mendapat dukungan dan kerja sama penuh dari kami.”
“Izinkan saya menyatakan dengan jelas: hukum harus berjalan sebagaimana mestinya.”

“Selama proses ini berlangsung, tidaklah tepat bagi saya untuk memberikan komentar lebih lanjut mengenai perkara ini.”

“Sementara itu, saya dan keluarga saya akan terus menjalankan tugas dan pengabdian kami kepada Anda semua,” tutup rilis dari Raja Charles itu. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa pihak kerajaan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat.

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Kehakiman Inggris, David Lammy, juga memberikan tanggapan tegas.

“Sebagai menteri kehakiman, dan sebagaimana telah dikatakan perdana menteri, tidak ada seorang pun di negara ini yang berada di atas hukum,” kata David Lammy dengan tegas.

“Dan ini sekarang merupakan penyelidikan polisi dan harus berjalan sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Pernyataan itu disampaikan Lammy kepada BBC dalam sebuah forum di Delhi.

Penggeledahan di sejumlah lokasi
terpencil, polisi juga melakukan penggeledahan di sejumlah alamat di Berkshire dan Norfolk.

Royal Lodge di Windsor Great Park, yang sebelumnya menjadi kediaman Andrew, termasuk lokasi yang diperiksa.

BBC menyebut Royal Lodge menjadi satu-satunya alamat di Berkshire yang sedang digeledah.

Penyelidikan masih berlangsung

Koresponden BBC, Daniel Sandford, menyebut penangkapan ini tidak ada hubungannya dengan kasus Virginia Giuffre.
Penyelidikan disebut fokus pada informasi dalam berkas Epstein terkait aktivitas Andrew saat menjadi utusan perdagangan.
Ia menambahkan bahwa penyelidikan saja bisa mencakup lebih dari sekadar beberapa email yang sudah tersebar di publik, karena terdapat sekitar tiga juta dokumen dalam berkas Epstein.

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait dakwaan yang akan dikenakan.

Previous Post

Wagub Sani Membuka Secara Resmi BK Festival Program Studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Ilmu Pendidikan UNJA

Next Post

Komisi II DPR RI Kunjungi Jambi, Al Haris Dorong Reformasi Total BUMD dan Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria

Next Post
Komisi II DPR RI Kunjungi Jambi, Al Haris Dorong Reformasi Total BUMD dan Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria

Komisi II DPR RI Kunjungi Jambi, Al Haris Dorong Reformasi Total BUMD dan Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2021 Updateku | Developed by: Websiteku.co.id.

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Ekbis
  • Lainnya
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial

© 2021 Updateku | Developed by: Websiteku.co.id.