UPDATEKU.com, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi, melalui Walikota Jambi Syarif Fasha menyerahkan bantuan untuk Penanganan Kemiskinan Ekstrem Perkotaan secara simbolis kepada masyarakat penerima berupa sembako.Penyerahan dilakukan di Lapangan Tenis Diknas Kota Jambi pada Rabu,12 April 2023.
Bantuan tersebut merupakan bentuk ekselerasi pengentasan kemiskinan ekstrim di Kota Jambi. Diketahui bersama menjelang hari Raya Idul Fitri tahun ini, harga bahan pokok di pasar mulai meranjak naik.
Untuk mengatisipasi hal tersebut Walikota Jambi Syarif Fasha bergerak cepat dengan memerintahkan seluruh jajaran agar melakukan upaya konkrit dengan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat.
Sebanyak 8.671 keluarga di Kota Jambi mendapat bantuan dengan kategori keluarga miskin ekstrim, angka tersebut merupakan hasil pendataan di tiap RT di Kota Jambi.
Data tersebut kemudian diverifikasi dan validasi oleh Dinas Sosial Kota Jambi, dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Jambi dan dicocokan kembali dengan Data Kependudukan yang dikelolah oleh Dukcapil Kota Jambi.
Pemkot Jambi pun memberikan bantuan berupa bantuan biaya pendidikan melalui Kartu Jambi Cerdas (KJC), Bantuan Iuran Kesehatan melalui Kartu Jambi Bugar (KJB), Kartu Kendali Gas 3 kg, bantuan tunai, dll.
Pemkot Jambi pun tak lupa perhatian terhadap masyarakat jambi yang kategori miskin seperti Bedah Rumah, perluasan jaringan air bersih, serta pembangunan infrastruktur.
Wujud dari semua itu, dapat terlihat jelas turunnya angka kemiskinan di Kota Jambi, dimana pada tahun 2021 tercatat sebesar 9,02 persen, menurun menjadi 8,33 persen pada tahun 2022.
Dalam upaya mecapai keberhasilan tersebut, Pemkot Jambi mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing untuk melakukan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dengan memastikan ketepatan sasaran dan integrasi program dengan melibatkan peran serta masyarakat yang difokuskan pada lokasi prioritas percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Pemkot Jambi melakukan strategi kebijakan yang mensasar pada pengurangan beban pengeluaran masyarakat miskin.







Discussion about this post