Cimahi-Updateku.com. Perjalanan menuju Musrenbang Kota Cimahi, kini, telah memasuki fase Focus Group Discussion (FGD) dihampir semua Kecamatan, se-kota Cimahi. Awal pebruari 2023 mendatang, akan dilanjutkan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahap akhir di ketiga kecamatan, sebelum ke tingkat kota.
Asisten II, perekonomian dan pembangunan, Budi Raharja, M.Si kepada sejumlah awak media, di sela sela FGD tingkat Kecamatan, di Kecamatan Cimahi selatan, Kota Cimahi, Jawa barat, Rabu (25/1) mengapresiasi proses pelaksanaan tahapan musrenbang yang telah dilalui bersama.
Dikatakannya, berkat kerjasama dan komunikasi yang panjang.setiap perwakilan bisa terus mengawal pesan yang dititipkan untuk ditindak lanjutin. Input suara masyarakat sebagai narasumber dilakukan dengan metode FGD.
Metode tersebut dinilainya baik, untuk mengevaluasi arah pembangunan yang telah berjalan dan keinginan-keinginan masyarakat yang mau dicapai ditahun yang akan datang.
“Seperti yang kita lakukan hari ini. Dibawah tema bersama dengan arah dasar” Memantapkan stabilitas perekonomian dan peningkatan saya saing sumber daya manusia”.Dimana masyarakat bisa bersama sama pemerintah kota Cimahi, berdaya ubah dengan 14 point skala prioritas untuk memancarkan wajah, Cimahi maju usai dilanda covid 19,” ujarnya.
Diungkapkan Budi, upaya pemerintah masih fokus pada sektor ekonomi, apalagi isu tahun 2023 akan terjadi krisis ekonomi, krisis global, mudah mudahan tidak terjadi. Ada 14 prioritas yang akan menjdi fokus kita kedepan, diantaranya berupa, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas kesehatan, peningkatan perlindungan dan pelayanan sosial.
Selanjutnya adalah, peningkatan kapasitas dalam penanggulangan bencana, peningkatan tata kelola pemerintahan, Fasilitas pemilu daerah, peningkatan investasi, peningkatan daya beli masyarakat, daya saing pelaku usaha ekonomi, menjaga ketahanan pangan daerah, adaptasi dan imitasi perubahan iklim, pengembangan dan peningkatan kawasan strategi kota.
“Satu tahun masyarakat dan pemerintah berjalan bersama-sama sambil berpilin tangan secara sinergik untuk mempersiapkan musyawarah tahunan itu. Berbagai pesan berdatangan, baik dari masyarakat, wakil rakyat maupun aparatur pemerintah, agar suara masyarakat sebagai kunci utama yang harus diperhatikan. Suara bukan sekedar bunyi yang keluar dari mulut tapi mengirim indeks, pesan tertentu.Dalam menyiapkan musrenbang tahun 2023,kekuatan suara itu ada dalam pesan masyarakat. Biarpun kecil jumlahnya tapi pesan atau usulannya diakomodir,” ungkapnya.
Begitupun, lurah, Kelurahan Cibereum, Fery Supriyadi, S. Ap. MM mengakui tingkat partisipasi masyarakat dalam moment tahunan sungguh luar biasa,usai dilanda covid 19.Besar harapan,setiap usulan dari lima bidang yang diajukan masyarakat yang tertampung dalam Mursenbang hari ini (18/1) dapat dibawah ke tingkat kecamatan. Memang itulah sektor prioritas berkat urung rembuk kami bersama masyarakat.
Selanjtunya, Camat, Kecamatan Cimahi Selatan, Asep Ajat Jayadi, SE, MM menegaskan bahwa semua kelurahan telah melakukan FGD’.
“Kami berterimakasih berkat kerja keras semua pihak, tentu para penyelenggara, panitia, para ketua LPM dari setiap kelurahan yang telah membuat kegiatan tahunan ini, berjalan lancar, penuh hikmah sehingga usulan-usulan itu dapat menjadi prioritas, baik dalam rangka peningkatan stabilitas ekonomi setelah dilanda covid 19 maupun peningkatan Sumber daya manusia yang ada di wilayah kecamatan Cimahi selatan, maupun Kota Cimahi sesuai dengan tema besar musrenbang kita tahun ini, sehingga kita boleh bersama gelar fase FGD ditingkat kecamatan,” jelasnya.
Selanjutnya, Anggota Dewan, dari Fraksi Nasdem, Daerah Pemilihan 3 Kelurahan Melong Cibereum, Ehan Rochayati, S. Pd saat mengikuti musrenbang dikelurahan Melong, menyatakan proses tahapan Musrenbang telah dilalui, baik ditingkat kelurahan, kecamatan. Sebagaimana disaksikan hari ini, ungkapnya, di Aula Kecamatan Cimahi Selatan, hadir utusan atau perwakilan dari lima kelurahan;Kelurahan utama, Kelurahan Cibeber, Kelurahan Leuwigajah, Kelurahan Cibereum dan Kelurahan Melong.
“Sebagai anggota Dewan, wakil rakyat kami ikut berpartisipasi mengawal, membantu memberikan pencerahan atas usulan-usulan itu, karena kami mengetahui persis kebutuhan masyarakat dilapangan,” ujar Ehan
Hal senada pun,di utarakan Anggota Dewan dari Fraksi PKS, H. Supiyadi, ketika ditemui di acara FGD kecamatan Cimahi Selatan. Ia menuturkan apapun usulan usulan itu, baik yang belum diperkuat dengan aturan maupun yang sudah akan kita dorong, sehingga apabila direalisasikan di kemudian hari tidak akan ada kendala atau hambatan.
“Apabila sudah sesuai aturan mainnya tinggal kita realisasikan, seperti CCTV, harus menjadi skala prioritas karena kenyamanan warga harus diatas yang lainnya. Sekiranya pemerintah dapat secara piawai memutuskan target yang akan dicapai dari suatu yang kegiatan yang diukur dengan indikator tertentu,” jelasnya. (Sinto)







Discussion about this post