UPDATEKU.COM | KOTA JAMBI – Memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober, Pemerintah Kota Jambi menggelar parade Batik. Parade menampilkan gaya batik dari berbagai macam daerah.
Acara parade batik diikuti oleh ribuan peserta dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer di lingkungan Pemkot Jambi.
Selain kegiatan parade batik, Pemkot Jambi tampak pula pendatanganan komitmen pegawai di kain putih yang terbentang sepanjang 150 meter, acara parade batik di seputaran Tugu Keris Siginjai, Kamis (29/9).
Dalam melakukan penandatanganan yang langsung dipimpin oleh Sekda Kota Jambi, A Ridwan pun menyebutkan, penandatanganan tersebut merupakan komitmen para ASN dan honorer di lingkungan Pemkot Jambi, untuk mau menggunakan batik pada hari-hari yang telah ditetapkan.
“Sebulan itu 4 kali memakai batik, tepatnya di hari Kamis,” kata dia.
Total kata dia, ada lebih kurang 3.000 ASN dan honorer yang memadati Tugu Keris Siginjai. Mereka awalnya berkumpul di lapangan Kantor Wali Kota Jambi dan kemudian berjalan mengitari Tugu Keris Siginjai Sakti, sebelum menandatangani komitmen tersebut.
“Sesuai dengan surat edaran dan Perwal agar ASN maupun non ASN di kota Jambi memakai batik. Ada 11.000, baik ASN maupun TKK yang ada di kota Jambi. Mulai diberlakukan hari ini, dan 3 hari ke depan,” jelasnya.
“Ini juga untuk memperdayakan dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Terutama ada 11 perajin batik kota Jambi,” sebutnya.
Disinggung apakah akan ada sanksi yang diberlakukan jika ada pegawai yang tak mengikuti komitmen ini, A Ridwan menyebutkan, akan melihat terlebih dahulu aturan yang diberlakukan.
“Nanti akan kita lihat seperti apa sanksinya, tetap mengacu ke aturan-aturan yang ada,” ujarnya. Tak hanya kepada ASN dan tenaga honorer, A Ridwan juga berharap, pemakaian batik ini juga dapat diikuti semua pihak, baik BUMD, BUMN, pihak swasta dan lainnya.
“Ini juga langkah kita untuk mempromosikan batik Kota Jambi,” sebutnya.
Ridwan juga menyampaikan komitmen Pemkot Jambi dalam memajukan industri perajin batik khas Jambi. Salah satunya dengan menggencarkan even-even lokal maupun nasional yang melibatkan para pelaku UMKM khususnya perajin batik khas Jambi.
“Kota Jambi ini salah satu tempat kunjungan, khususnya tamu-tamu dari kabupaten/kota maupun provinsi lain. Kedepan kita akan mengadakan seperti sarasehan, pertemuan para istri Walikota se-Indonesia. Tentu itu juga membawa mereka para perajin yang ada di kota Jambi,” jelasnya.(red/*)







Discussion about this post