Updateku.com | JAMBI – Minggu (19/06) Gereja Katolik Santa Theresia Jambi menyelenggarakan sambut komuni yang pertama untuk 97 orang putra-putri calon penerima komuni pertama. Sebelumnya, anak-anak ini telah mengikuti serangkaian kegiatan diantaranya pengakuan dosa yang diselenggarakan pada Kamis (16/6).
Baca Juga : Dipaksa Mendarat, Pesawat Asing Terdeteksi Radar Indonesia Tanpa Izin
Pada kesempatan ini 97 calon penerima komuni pertama, hadir bersama orang tua maupun kerabatnya.

Para peserta calon penerima komuni pertama ini telah mengikuti tahapan pelajaran sejak bulan Februari sampai dengan bulan Mei 2022.
Baca Juga : Media Rusia Menduga Salah Satu Lab Biologis AS Ada Di Indonesia
Mereka didampingi oleh pendamping pelajaran komuni pertama sesuai dengan pembagian sekolah masing – masing peserta.
Pertemuan sebelumnya dilaksanakan gladi kotor pada tanggal 5 Juni 2022, selanjutnya gladi bersih terakhir tanggal 12 Juni 2022 sekaligus, hal tersebut sebagai bagian dari persiapan bagi para calon komuni pertama.
Baca Juga : Gemuruh Penonton Menyambut Open Turnamen Maulana Cup Futsal Competition
Misa Ekaristi bersama para peserta komuni pertama ini dipimpin oleh Rm. Pius Pujowiyanto, SCJ, misa berjalan secara khidmat dan lancar serta meriah.
Misa Ekaristi dilaksanakan tetap menerapkan prosedur kesehatan yang benar, dimulai dari sejak umat hadir dengan wajib, cuci tangan, cek suhu tubuh dan menjaga jarak.
Panitia pelaksana sangat senang dan bahagia, acara yang diselenggarakan berjalan dengan baik, diharapkan kedepannya anak-anak yang telah menerima komuni pertama ini akan semakin dewasa dalam iman.
“Kami semua berharap anak-anak yang telah menerima komuni pertama ini memiliki perkembangan iman mendekati sempurna, sehingga anak-anak diharapkan lebih aktif di kegiatan-kegiatan gereja,seperti misdinar maupun kelompok-kelompok doa”ungkap Sri Muryono selaku koordinator bidang keria di Paroki Santa Theresia Jambi.
Muryono pun menambahkan bagi anak-anak yang bersekolah di sekolah negeri supaya ikut belajar agama sesuai guru yang sudah dibagi, dan diharapkan agar segera menghubungi guru masing-masing (yang bersekolah di sekolah negeri) agar pendidikan iman semakin maksimal.(red)







Discussion about this post