Updateku.com
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Ekbis
  • Lainnya
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Ekbis
  • Lainnya
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial
No Result
View All Result
Updateku.com
No Result
View All Result

Budaya Indonesia Dikenal Dunia Lewat Film Hollywood

redaksi by redaksi
May 5, 2022
in Budaya
0
Budaya Indonesia Dikenal Dunia Lewat Film Hollywood

Kumpulan Film Hollywood yang mengangkap Budaya Indonesia

0
SHARES
70
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Updateku.com – Tidak hanya membahas isu agama atau politik, film Indonesia juga banyak yang mengangkat isu sosial dan budaya. Film-film bertema budaya tersebut tentunya banyak digemari oleh penonton karena selain jalan cerita yang menarik, penonton juga bisa sekaligus belajar tentang budaya Indonesia. Berikut enam rekomendasi film yang mengangkat isu budaya di Indonesia.

Baca Juga : Jajal Trek Miami Empat Pembalap F1 Curi Start Lebih Dulu

Berikut enam rekomendasi film yang mengangkat isu budaya di Indonesia.

1. Tenggelamnya Kapal van der Wijk (2013)

Karya dari Sunil Soraya ini dibintangi oleh sederet aktor kenamaan Indonesia seperti Pevita Pearce, Herjunot Ali, Reza Rahadian, Jajang C. Noer, hingga Randy Nidji. Film Tenggelamnya Kapal van der Wijk berlatar tahun 1980-an yang mengambil latar tempat di Makassar hingga Batipuh Padang Panjang. Kisahnya mengikuti seorang pemuda bernama Zainuddin (Herjunot Ali) yang mengejar cinta Hayati (Pevita Pearce), namun cinta mereka terhalang oleh adat setempat.

Baca Juga :  Thibaut Courtois Dinobatkan Pemain Terbaik Oleh UEFA

2. Tabula Rasa (2014)

Film Tabula Rasa mengisahkan tentang pemuda Papua yang meninggalkan kampung halamannya demi meraih mimpi di Jakarta. Setibanya di Jakarta, pemuda bernama Hans tersebut justru harus mengubur mimpinya dalam-dalam karena suatu hal.

Baca Juga : Ancelotti Ukir Sejarah Madrid Singkirkan Man City

Di tengah kesedihannya tersebut, ia bertemu dengan Mak Uwo, wanita paruh baya pemilik rumah makan padang. Pertemuannya dengan Mak Uwo mengubah kehidupan Hans hingga ia kembali menemukan semangat yang telah padam.

Baca Juga :  Penyebab Maverick Vinales Jarang Naik Podium MotoGP

3. Athirah (2016)

Karya dari Riri Riza ini mengisahkan tentang Athirah, wanita asli Bugis yang tak lain merupakan ibunda dari mantan wakil presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla. Film ini diambil dari kisah nyata kehidupan Athirah dan Jusuf Kalla dalam memperjuangkan hak dan martabat keluarganya. Athirah mengambil latar waktu 1950-an yang sangat kental dengan adat Bugis.

Baca Juga :  Kebangkitan Hamilton Berbahaya Untuk Para Pembalap F1

4. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

Sosok Marlina yang diperankan oleh Marsha Timothy ini merupakan seorang wanita asli Sumba yang hidup sendirian setelah suaminya meninggal. Masalah besar datang ketika segerombol perampok datang ke rumah Marlina untuk merenggut harta dan kehormatannya. Penonton akan diajak untuk mengungkapkan siapa sosok asli Marlina sambil menikmati pesona alam Indonesia.

Baca Juga : Fasha Diserang Emak-emak di Pasar Angso Duo Saat Kunjungan Presiden Jokowi

Film bergenre dark comedy ini juga menggunakan dialek khas Sumba yang semakin membuat Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak terlihat lebih natural.

5. Mantan Manten (2019)

Film drama Mantan Manten dibintangi oleh sederet aktor kenamaan Indonesia seperti Atiqah Hasiholan, Oxcerila Paryana, Marthino Lio, Dodit Mulyanto, hingga Tio Pakusadewo. Mantan Manten mengisahkan tentang wanita bernama Yasnina (Atiqah Hasiholan) yang mengalami kegagalan dalam kariernya. Kemudian, pada suatu waktu Asnina bertemu dengan pemain asal Tawangmangu bernama Marjanti yang mengubah kehidupan Asnina. Film ini juga memperkenalkan penonton pada pernikahan adat Jawa yang dikenal mengandung nilai-nilai luhur.

Baca Juga :  Farti Suandri Diundang Tokoh Masyarakat Berbuka Puasa Bersama

6. Eat, Pray, Love (2010)

Tidak hanya dalam negeri, film yang mengangkat budaya Indonesia pun datang dari dunia Hollywood, yakni Eat, Pray, Love. Film Eat, Pray, Love dibintangi oleh bintang ternama Amerika Serikat, Julia Roberts, yang memerankan sosok Liz. Dalam ceritanya, Eat, Pray, Love mengambil tiga latar tempat berbeda yang salah satunya adalah Pulau Dewata di Bali, Indonesia. Di Bali, Liz akan melakukan meditasi di Teras Sawah Tegalalang dan ada pula adegan di mana Liz melakukan tawar-menawar di Pasar Seni Ubud.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Jambi Drs.H.Abdullah Sani,M.Pdi Menghadiri Serah Terima Jabatan Kepala LPP TVRI Stasiun Jambi

(red).

Previous Post

Jajal Trek Miami Empat Pembalap F1 Curi Start Lebih Dulu

Next Post

Tarian Ja’i Telah Ditetapkan Sebagai Warisan Tak Benda

Next Post
Tarian Ja’i Telah Ditetapkan Sebagai Warisan Tak Benda

Tarian Ja'i Telah Ditetapkan Sebagai Warisan Tak Benda

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir

© 2021 Updateku | Developed by: Websiteku.co.id.

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Fashion
    • Sport
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Ekbis
  • Lainnya
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial

© 2021 Updateku | Developed by: Websiteku.co.id.