Updateku.com | ENDE,NTT – Dalam rekaman sebuah video yang memperlihatkan salah satu ormas di Ende disebut diusir warga lantaran hendak melakukan aksi demo terhadap Presiden Jokowi saat mengunjungi NTT, viral di media sosial. Video salah satu ormas di Ende disebut diusir warga saat hendak demo Jokowi itu viral usai diunggah pengguna Twitter Maya83206301, seperti dilihat pada Selasa 31 Mei 2022. Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut ormas yang diusir warga Ende saat hendak demo Presiden Jokowi tersebut yakni PMKRI.
Baca Juga : Lautan Manusia Menghiasi Kedatangan Jokowi Di Ende Flores
“Betapa malunya …. PMKRI Ende mau demo Presiden jokowi tetapi diboikot dan di usir Warga Ende,” cuit netizen Maya83206301. Ia pun mengaku heran, mengapa ormas itu mendemo Presiden Jokowi padahal orang nomor satu di Indonesia itu sudah luar biasa membangun Nusa Tenggara Timur (NTT).
Lantaran hal itu, sang netizen pun mengaku curiga demo yang hendak dilakukan massa ormas terhadap Jokowi itu merupakan demo bayaran. “NTT dibangun luar biasa oleh Presiden Jokowi kenapa masih di demo ? Apakah ada yang membayar mereka …??,” tuturnya.
Dilihat dari video itu, tampak sebuah mobil komando berbendera ormas tersebut melewati jalan perkampungan warga.nonton di link : https://www.youtube.com/shorts/I6z7LWfAUUE

Baca Juga : Dipaksa Mendarat, Pesawat Asing Terdeteksi Radar Indonesia Tanpa Izin
Mobil massa ormas berbendera merah itu kemudian dihadang oleh sejumlah warga dan disebut diusir oleh masyarakat setempat. Adapun dalam tayangan video itu juga terdengar salah seorang warga menyebut ormas yang hendak demo kedatangan Jokowi tersebut telah melawan masyarakat.
“Kamu lawan masyarakat,RI satu mau datang kamu garuh na naja Re’e pale!?,” ujar salah seorang warga dalam video itu. Selain itu, warga Ende tersebut juga teriak bahwa masyarakat setempat sudah siap ribut dengan ormas itu apabila yang bersangkutan tetap ingin demo Presiden Jokowi.
Baca Juga : Wakil Walikota Jambi DR.dr. H. Maulana, MKM Halalbihalal Bersama FKPPNS Kota Jambi
“Kamu-kamu lihat e, kami lempar dengan batu kami masyarakat di sini. Kami ribut sudah, kami antar ke bupati,” ujarnya.
Salah satu warga pun menyampaikan celetupan ” Kamu mahasiswa lebih baik diam di rumah, masak, makan, minum ka…apa ?, yang lainpun menyampaikan yang kamu lawan tu masyarakat. (red**)







Discussion about this post